Pengukuran Pitch dan Intensity Diftong Tertinggi Menggunakan Program PRAAT

  • Heri Heryono Universitas Widyatama

Abstract

Penelitian ini menitikberatkan pada studi kasus sederhana yang melibatkan dua orang pengujar, native dan non-native dalam mengucapkan kata-kata yang mengandung diftong. Bidang linguistik yang terkait adalah fonetik dan fonologi, dengan bantuan sebuah aplikasi PRAAT untuk menghitung frekuensi dan intensitas ujaran. Subjek pembahasan dalam penelitian ini adalah vokal rangkap/diftong (diphthong) yang terdapat dalam beberapa kata berbahasa Inggris. Yang difokuskan hanyalah unsur pitch dan intensity dari dua orang pengujar dalam mengujarkan kata-kata bervokal rangkap tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam mendapatkan perbandingan pitch dan intensity dari dua pengujar ini adalah deskriptif-analisis dengan penyuguhan data berupa tabel angka serta grafik. Penelitian ini melibatkan satu pengujar native dan satu pengujar non-native untuk mendapatkan hasil yang bisa diperbandingkan. Metode pengambilan data menggunakan PRAAT dengan file audio sebagai sumber data utama. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengujaran diftong dengan nilai pitch tertinggi baik dari pengujar native maupun non-native terlihat pada saat pengujaran kata dengan diftong /ɔɪ/; frekuensinya adalah 216.8 Hz untuk native dan 301.1 Hz untuk pengujar non-native. Sedangkan untuk intensity, diftong /ɪə/ memiliki angka intensitas terbesar yaitu 78.36 untuk pengujar native dan 80.52 untuk pengujar non-native. Berdasarkan pengambilan sampel data suara dari dua orang pengujar, maka dapat disimpulkan bahwa diftong /ɔɪ/ memiliki frekuensi yang tertinggi dibandingkan lainnya. Dan, diftongp /ɪə/ memiliki angka intensitas tertinggi dibandingkan dengan diftong lainnya. Penelitian menggunakan PRAAT dengan memperbandingkan pengujar native dan non-native secara fonetis memberikan ruang penelitian baru di ranah Bahasa dan teknologi.

References

[1] Aligarh, Agh., Hidayanto, Bekti Cahyo. (2016). Implementasi Metode Forensik dengan Menggunakan Pitch, Formant, dan Spectrogram untuk Analisis Kemiripan Suara Melalui Perekam Suara Telepon Genggam Pada Lingkungan yang Bervariasi. JURNAL TEKNIK ITS, Vol. 5, No. 2. ITS: Surabaya.
[2] Boersma, P., Weenink, D. (2014). PRAAT: doing phonetics by computer (Version 5.3.77). Amsterdam.
[3] Boersma, Paul., van Heuven, Vincent. (2001). Speak and unSpeak with PRAAT. Glot International Vol. 5, No.9/10. Blackwell: UK.
[4] Das, Kalyan. (2014). Production of Central Vowels and Centering Diphthongs by Assamese Speakers of English. Northeast Journal of Contemporary Research. India.

[5] Durao (Richards &Weber). (2007). Contrastive approach in phonological disorders therapy: theoretical considerations. Rio de Janeiro Brasil.
[6] Gorjian, Bahman., Hayati, Abdolmajid. (2012). Using PRAAT Software In Teaching Prosodic Features To EFL Learners. 3rd World Conference on Psychology, Counselling and Guidance (WCPCG-2012). ELSEVIER.
[7] Hayward, K. (2000). Experimental Phonetics. London: Longman. Chs. 2-4.
[8] Jones, Daniel. (1972). The Pronunciation of English. London: Cambridge University Press
[9] M. N. Al-Azhar. (2001). Audio Forensic: Theory and Analysis. Pusat Laboratorium Forensik Polri Bidang Fisika dan KKomputer Forensik.
[10] Peterson, Stacey. (2016). Vowel Dispersion in English Diphthongs: Evidence from Adult Production. Proceedings of AMP 2015 Completed March 15, 2016
[11] Suyudi, Ichwan., Saptano, Debyo. (2016). Analisis Vocal Tract Pada Kajian Akustik Vokal Bahasa Indonesia. Prosiding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur &Teknik Sipil) Universitas Gunadarma - Depok - 20-21 Oktober 2015
[12] Tilman, Rosa da Costa., Nurhayani, Ika. (2015). Kesalahan Pengucapan Vokal Depan Bahasa Inggris Oleh Mahasiswa Semester I Universitas Nasionaltimor Lorosa’e. Jurnal LITE Vol. 11, No. 2. Universitas Dian Nuswantoro: Semarang.
[13] Van Lieshout, Pascal. (2003). PRAAT Short Tutorial A basic introduction. University of Toronto, Graduate Department of Speech Language Pathology, Faculty of Medicine, Oral Dynamics Lab V. 4.2.1, October 7, 2003 (PRAAT 4.1.x)
[14] Vogel, A. P., Maruff, P., Snyder, P. J., & Mundt, J. C. (2009). Standardization of pitch-range settings in voice acoustic analysis. Behavior Research Methods, 41(2), 318–324.
[15] Wempe, Ton. (2009). PRAAT Script to Detect Syllable Nuclei and Measure Speech Rate Automatically. Behavior Research Methods 2009, 41 (2), 385-390
[16] Wilson, Ian. (2008). Using Praat and Moodle for Teaching Segmental and Suprasegmental Pronunciation. 2008 World CALL Proceeding.
Published
2019-09-24
How to Cite
HERYONO, Heri. Pengukuran Pitch dan Intensity Diftong Tertinggi Menggunakan Program PRAAT. Jurnal Linguistik Komputasional, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 47 - 55, sep. 2019. ISSN 2621-9336. Available at: <http://inacl.id/journal/index.php/jlk/article/view/22>. Date accessed: 22 nov. 2019. doi: https://doi.org/10.26418/jlk.v2i2.22.
Section
Articles